
Jakarta, 8 Januari 2022 — Grand Sahid Jaya Hotel di Jakarta menjadi tuan rumah bagi Rapat Kerja Nasional (Raker) Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia yang berlangsung pada tanggal 8 Januari 2022. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan pemangku kepentingan dalam upaya mendorong pemberdayaan perempuan dalam sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.
Raker ini bertujuan untuk mendiskusikan strategi dan program yang dapat meningkatkan peran serta perempuan dalam dunia bisnis, serta memberikan dukungan yang diperlukan untuk mencapai kemandirian ekonomi. Salah satu sesi yang sangat dinantikan adalah pembicaraan dari Ibu Munifah Syanwani, Ketua Umum PPUMI (Pemberdaya Perempuan UMKM Indonesia), yang memberikan wawasan mendalam tentang tantangan dan peluang yang dihadapi oleh perempuan pelaku UMKM di tanah air.
Dalam pidatonya, Ibu Munifah Syanwani menggarisbawahi pentingnya akses yang lebih baik terhadap sumber daya dan pelatihan bagi perempuan pengusaha. Ia menekankan bahwa pemberdayaan perempuan bukan hanya tentang memberikan kesempatan, tetapi juga tentang menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan usaha mereka. “Perempuan memiliki potensi yang sangat besar untuk berkontribusi pada ekonomi kita,” ujarnya. “Namun, untuk mewujudkannya, kita perlu memastikan bahwa mereka mendapatkan dukungan yang memadai dalam hal pelatihan, akses ke modal, dan jaringan bisnis.”
Acara ini juga menyajikan sesi panel yang melibatkan sejumlah pemateri lainnya, termasuk praktisi bisnis sukses dan ahli dalam bidang pemberdayaan perempuan. Diskusi panel ini bertujuan untuk membagikan pengalaman dan strategi terbaik dalam membangun dan mengelola usaha UMKM, serta mengeksplorasi cara-cara inovatif untuk mengatasi berbagai hambatan yang sering dihadapi oleh pengusaha perempuan.
Raker ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat diimplementasikan oleh pemerintah dan lembaga terkait untuk meningkatkan dukungan terhadap perempuan pelaku UMKM. Selain itu, acara ini juga menjadi platform bagi para peserta untuk menjalin jaringan, berbagi pengetahuan, dan mendapatkan inspirasi untuk terus berinovasi dalam usaha mereka.
Dengan semangat yang tinggi dan komitmen yang kuat dari semua pihak, Rapat Kerja Nasional Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia diharapkan menjadi langkah awal yang signifikan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi bagi perempuan di seluruh Indonesia.
